Artikel

Gelang Identifikasi Pasien di Rumah Sakit

Gelang Identifikasi di Rumah Sakit

Keselamatan pasien di rumah sakit merupakan unsur penting guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Khususnya implementasi dan kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan sarana prasarana serta sistem manajemen administrasi dalam siklus pelayanan pasien. Pengertian keselamatan pasien menurut World Health Organization (WHO) adalah tidak ada bahaya yang mengancam kepada pasien selama proses pelayanan kesehatan.

Membangun budaya keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Institute of Medicine (1999) mendefinisikan keselamatan pasien sebagai freedom from accidental injury. Accidental injury, yang terjadi tanpa sengaja dan secara eksternal, merujuk pada kejadian tiba-tiba yang tidak diharapkan dan menyebabkan cedera selama pemeriksaan medis atau pengobatan.

Peraturan Kemenkes Mengenai Keselamatan Pasien

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien di Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Meskipun banyak rumah sakit di Indonesia telah berusaha membangun dan meningkatkan keselamatan pasien, upaya tersebut seringkali bergantung pada pemahaman manajemen terhadap keselamatan pasien. Peraturan menteri ini memberikan panduan kepada manajemen rumah sakit untuk menerapkan semangat keselamatan pasien secara menyeluruh (Kementerian Kesehatan, 2017).

Istilah keselamatan pasien (patient safety) merupakan sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit. Selain itu, keselamatan pasien juga dapat mengurangi Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC) yang dapat memicu konflik antara dokter/petugas kesehatan dan pasien, serta menyebabkan sengketa medis, tuntutan hukum, dan berbagai masalah lainnya. Akibatnya, opini negatif terhadap pelayanan rumah sakit, dokter, dan lainnya bisa meningkat, menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, menjaga keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak.

Pentingnya Identifikasi Pasien dalam Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

Identifikasi pasien merupakan langkah penting dalam proses pelayanan kesehatan di rumah sakit. Hal ini dimulai sejak pasien tiba di rumah sakit, dan terus dikonfirmasi sebelum setiap tindakan medis dilakukan. Proses identifikasi dilakukan untuk mencegah kesalahan yang berpotensi fatal, seperti kesalahan dalam pemberian obat, pengambilan sampel darah yang tidak tepat, atau tindakan medis yang tidak sesuai dengan kondisi pasien.

Identifikasi pasien dengan tepat adalah salah satu dari enam sasaran keselamatan pasien yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691 tahun 2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) merupakan indikator kunci dalam evaluasi Akreditasi Rumah Sakit. Enam sasaran keselamatan pasien ini meliputi: identifikasi pasien yang akurat, peningkatan komunikasi yang efektif, meningkatkan keamanan penggunaan obat-obatan yang perlu diwaspadai (High Alert Medications), menjalankan prosedur dengan tepat sesuai lokasi, prosedur, dan pasien yang bersangkutan, serta mengurangi risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan serta risiko cidera akibat jatuh pasien. Implementasi identifikasi pasien dapat dilakukan melalui penggunaan gelang identifikasi, yang mencatat identitas dan data pasien seperti nama, tanggal lahir, nomor rekam medis, atau nomor identitas lainnya.

Identifikasi dan Diferensiasi Warna Gelang

Gelang identitas dibedakan dengan kriteria sebagai berikut: warna merah muda (pink) digunakan pada pasien wanita, warna biru digunakan kepada pasien laki-laki, warna putih digunakan pada bayi baru lahir yang belum jelas atau belum dapat dipastikan jenis kelaminnya, warna merah digunakan pada pasien dengan alergi terhadap obat atau makanan tertentu, warna kuning digunakan pada pasien dengan risiko jatuh, warna ungu untuk pasien DNR (Do Not Resuscitate) dan tambahan untuk stiker coklat digunakan untuk pasien dengan nama-nama yang sama dan dirawat di ruang yang sama.

Pemasangan gelang identitas pada pasien dilakukan oleh perawat IGD atau perawat di ruangan rawat inap. Setiap tindakan medis harus mendapatkan verifikasi data pasien terlebih dahulu. Verifikasi identitas dilaksanakan oleh petugas saat pasien sadar dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Jika kondisi pasien tidak memungkinkan, seperti pada pasien dengan perawatan intensif atau bayi hingga balita, verifikasi dapat dilakukan kepada keluarga. Gelang pasien juga digunakan sebagai salah satu metode verifikasi.

Mengoptimalkan Keselamatan Pasien melalui Teknologi Gelang Identifikasi yang Tepat

Penerapan teknologi gelang identitas dalam layanan rumah sakit telah menjadi suatu keharusan seiring dengan kemajuan sistem pelayanan kesehatan. Gelang tersebut didesain untuk mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi dalam memberikan perawatan kepada pasien. Dengan membedakan warna sesuai jenis kelamin dan kondisi pasien, gelang ini mengandung informasi penting seperti nama, tanggal lahir, dan nomor rekam medis pasien. Namun, penting untuk dicatat bahwa gelang identitas pasien tidak boleh dilepas kecuali dengan kepastian dari manajemen rumah sakit, yang menandakan bahwa pasien telah memenuhi syarat untuk pulang. Apabila pasien meninggal (dunia) maka yang diberi kewenangan melepas gelang identitas pasien adalah petugas di Instalasi Kedokteran Forensik.

Gelang identifikasi pasien yang tepat harus memiliki beberapa karakteristik, seperti : tepi yang halus dan lembut, fleksibel, tahan air, bebas latex dan bahan alergen lainnya, serta mudah dibersihkan. Faktor lain yang tidak kalah penting dalam memilih gelang yang tepat adalah sistem penguncian yang aman dengan kualitas tinggi dan lapisan ganda, serta desain yang sesuai untuk segala usia.

Peran Vital Gelang Identifikasi dalam Keselamatan Pasien di Rumah Sakit

Penggunaan gelang identifikasi yang nyaman memiliki peran penting dalam keselamatan pasien di rumah sakit. Gelang identifikasi ini tidak hanya merupakan bagian dari regulasi dan standar keselamatan pasien yang ditetapkan oleh pemerintah, tetapi juga merupakan langkah praktis untuk mencegah kesalahan identifikasi yang berpotensi fatal. Proses identifikasi dimulai sejak pasien tiba di rumah sakit dan terus dikonfirmasi sepanjang proses perawatan. Gelang identifikasi ini memuat informasi penting seperti nama pasien, tanggal lahir, nomor rekam medis, dan informasi lain yang relevan.

Pentingnya gelang identifikasi ini juga tercermin dalam tujuan keselamatan pasien, di mana identifikasi yang tepat menjadi salah satu sasaran utama. Karakteristik gelang identifikasi yang tepat, seperti fleksibilitas, keamanan, dan kemudahan penggunaan, juga penting untuk diperhatikan. Dengan demikian, penggunaan gelang identifikasi yang sesuai tidak hanya memenuhi persyaratan regulasi, tetapi juga merupakan langkah proaktif untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit.

Meningkatkan Keselamatan Pasien melalui Penggunaan Gelang Identifikasi yang Tepat

Dengan menggunakan gelang identitas yang tepat, Anda dapat membantu meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Melalui pembahasan yang mendalam mengenai keselamatan pasien, diharapkan kesadaran dan tindakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan demi kepentingan dan kesejahteraan pasien. Semoga dengan adanya kesadaran ini, tingkat keselamatan pasien di seluruh fasilitas kesehatan dapat terus meningkat dan memberikan perlindungan yang optimal bagi setiap individu yang membutuhkan pelayanan medis.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau untuk memesan gelang identifikasi pasien yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit Anda. Jangan biarkan keselamatan pasien menjadi hal yang terabaikan. Bersama-sama, mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pasien di rumah sakit. Salam Sehat!

(Novena, Anya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *